Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

7 Tempat Wisata Super di Jogja

Info informasi 7 Tempat Wisata Super di Jogja atau artikel tentang 7 Tempat Wisata Super di Jogja ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.



ag03s.blogspot.com � Yogyakarta, atau yang lebih akrab disapa dengan sebutan Jogja, memiliki seabrek tempat wisata yang bisa membuatmu bingung untuk menentukan pilihan. Nah, biar kamu nggak larut dalam kebingungan, kali ini Ngadem.com akan merangkumkan beberapa tempat wisata pilihan yang lagi nge-hits di kota gudeg ini.

Langsung aja deh, ya� berikut adalah 7 destinasi wisata hits di kota Jogja. Intip, yuk�

1. Kedung Pedut: Rasakan Sensasi Ngadem Asik di Perbukitan Menoreh.


Kedung Pedut foto dari @djatoyz

Tempat ini kami pilih karena memang suasananya yang cukup menyejukkan. Sejak pertama kali dibuka, Kedung Pendut langsung menjadi ikon yang banyak dikunjungi para wisatawan lokal maupun luar kota Jogja. Kedung Pedut kini menjadi trandmark-nya Kulon Progo, setelah ramai menjadi bahan perbincangan di sosial media. Yup, untuk menuju lokasi ini, memang dibutuhkan usaha yang gampang-gampang susah. Berikut adalah rute yang kami sarankan buat kamu yang pengin bertandang ke Kedung Pedut yang lagi hits ini.

Kalau dari Tugu Jogja, kamu bisa langsung tancap gas ke arah Barat. Sampai di perempatan Godean (Ringroad Barat Demak Ijo), lurus terus kira-kira 20 km sampai menemukan perempatan Nanggulan. Kamu masih harus lurus, melewati Pasar Kenteng, lalu naik mengikuti jalur tanjakan menuju pegunungan menoreh. Teruuus saja sampai mentok. Dari pentokan itu, cari pertigaan dan ambil ke arah kanan yang menuju Goa Kiskendo. Sampai di Goa Kiskendo, cari pertigaan lagi dan ambil jalur ke kiri. Setelah itu, kamu akan menemukan pertigaan Grojogan Mudal, masih ambil ke kiri, dan kamu akan menemukan Air Terjun Kembang Soka. Dari pertigaan Kembang Soka, ambil ke kiri lagi sampai menemukan papan wisata Kedung Pedut. Sedikit rumit memang. Tapi tak apa, kan? Namanya juga traveler, Sob!


Apa saja yang bisa kamu temukan di Kedung Pedut?

Selain suasananya yang asri, Kedung Pedut juga menyediakan beberapa fasilitas pendukung yang bisa kamu manfaatkan. Fasilitas itu meliputi: wahana Flying Fox, Jaket Pelampung, dan tempat keren yang bisa kamu pakai buat berfoto narsis. Biaya masuknya pun terbilang murah, Rp. 5000,00/ orang. Yes, jika kamu tak ingin kehilangan momen bahagia bersama teman, keluarga, atau pun pacar, kami sarankan agar kamu membawa kamera anti air. Percaya deh, tempat ini akan membuatmu kepincut tujuh keliling.

2. Nongkrong Asyik di Bukit Kosakora.


Bukit Kosa Kora foto dari @soraedha

Dari Kedung Pedut, kita langsung bertolak ke selatan untuk mencari spot foto yang ada di Bukit Kosakora. Bukit ini terletak di desa Ngestirejo, kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Alasan kami memasukkan bukit ini ke dalam list �7 tempat wisata yang lagi nge-hits di Yogyakarta� karena bukit ini memang sedang populer di kalangan remaja Jogja. Terlebih lagi bagi mereka yang punya hobi upload foto di Instagram. Sebagai tempat favorit, bukit ini menyimpan segudang keindahan yang bisa kamu explore keindahannya (tentunya dengan cara yang bijak). Tangga batuan karst yang curam, menjadi jalur wajib yang harus kamu tempuh sebelum menikmati keindahan panorama pantai dari ketinggian.

Seperti halnya di Kedung Pedut, untuk sampai di Bukit Kosakora pun, kamu harus menempuh perjalanan yang cukup sulit. Bukit Kosakora ini berada di sisi timur pantai Drini. Untuk mencapai bukit ini, kamu harus berjalan kaki menyusuri pantai Drini yang berjarak kurang lebih 2 km. Itupun kalau air lautnya pas lagi surut. Selain harus berjalan kaki menyusuri hamparan pantai Drini, kamu juga harus menyusuri jalan setapak yang dipenuhi dengan semak-belukar, dan beberapa perbukitan kecil nan terjal yang membuat jantungmu berdetak kencang.

Yes, bukit yang memiliki ketinggian sekitar 50 mdpl ini sangat cocok buat kamu yang penginmenikmati sunset dari atas ketinggian. Untuk harga tiket masuk, kamu cukup membayar Rp. 5.000,00 saja/ orang. Selain itu, bagi kamu yang pengin dibilang up to date, di sini juga disediakan spot yang memiliki background bendera Merah Putih, lengkap dengan tulisan �Puncak Kosakora�. Ya, tunggu apa lagi, Gaes? Segeralah berkunjung ke tempat ini sebelum terlambat!

3. Cave Tubing Kalisuci: Tempat Paling Enjoybuat Ngadem di Yogyakarta.


Kali Suci foto dari @kalisucicavetubing

Dari Bukit Kosakora, kita beralih ke Cave Tubing Kali Suci. Tempat ini masih berada di sekitaran Gunungkidul. Tepatnya di dusun Jetis, desa Pacarejo, kecamatan Semanu, Gunung Kidul. Lokasi cave tubing ini berjarak sekitar 50 km dari pusat kota Yogyakarta. Dan berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Wonosari. Perlu kamu ketahui, cave tubing ini merupakan perpaduan antara olah raga rafting (arung jeram) dan caving (selusur goa). Kamu bisa mengikuti kegiatan menarik ini hanya dengan membayar sebesar Rp. 70.000,00/ orang (minimal 5 orang).

Setelah membayar mahar, kamu akan diajak menyusuri sungai yang ada di dalam goa. Kamu juga tak perlu cemas dan berpikiran negatif, sebab pemandu akan mendampingimu di sepanjang perjalanan hingga berakhir di titik pemberhentian. Jarak yang akan kamu telusuri selama mengikuti trek yakni sekitar 700 � 800 meter, dan kamu bisa menempuhnya dengan estimasi waktu minimal 1,5 jam. Goa Kalisuci ini memiliki arus air yang cukup deras. Begitupun dengan aliran sungai yang mengalir dari dalam goa. Maka, akan sangat cocok bila kamu melakukan aktivitas cave tubing ini di siang hari yang terik.

Jika kamu ingin berkuncung ke tempat ini, kami sarankan agar mendatanginya pas di hari kerja. Hal itu perlu kamu lakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung di minggu-minggu terakhir. Selain itu, tetaplah berhati-hati untuk melangkahkan kaki. Sebab, jalur setapaknya cukup licin.

4. Bukan Cuma Wisata Alamnya yang Hits, Jogja pun Punya Sindu Kusuma Edupark.


Sindu Kusuma Edupark via hai-online.com

Setelah puas berbasah-basahan, yuk kita bertolak ke utara sembari mencari tempat hits yang bisa kamu kunjungi bersama keluarga. Ya, Sindu Kusuma Edupark namanya. Atau kerap disingkat menjadi SKE. Tempat wisata ini terletak di jalan Jambon, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Resmi dibuka sejak tanggal 20 Desember 2014 silam.

Seperti kehausan tempat wisata, para remaja Jogja waktu itu segera berbondong-bondong menuju tempat ini. Meski sebenarnya, pembangunan lokasi ini belum sepenuhnya selesai. Para remaja hits Jogja sepertinya tak rela jika gelar �mr. hits & mrs. Hits� yang disandangnya; harus hancur seketika karena belum berfoto narsis di tempat ini.

Tiket masuk ke tempat ini berbentuk kartu. Ada dua macam kartu yang bisa kamu pilih, yakni Voucher Card dan Family Card. Untuk memperoleh kartu family card, caranya cukup mudah, kamu cukup datang ke loket 1/ loket 2 dengan melakukan deposit minimal Rp 50.000,00. Sementara Voucher Card, bisa kamu didapatkan di loket 3 dengan syarat sudah memiliki tiket diskon seharga Rp 85.000,00. Tetapi, kamu juga harus melakukan deposit minimal Rp 50.000,00. Begitulah. Memang agak sedikit rumit.

Wahana yang bisa kamu cicipi ketika mampir di SKE meliputi: trampoline, sepeda ber-rel, komidi putar, bianglala super raksasa, dan aneka wahana lainnya yang bisa kamu coba bersama keluarga tercinta. Meski tiketnya terbilang mahal, tapi hal itu bukan menjadi halangan jika kamu pergi bersama orang-orang terkasih.

Agar lebih jelas kamu bisa ke sini.

5. Grojokan Lepo: Tempat Wisata Fresh Nun Bersahabat.


Grojokan Lepo foto dari @hushussein

Mengapa kami menyebutnya bersahabat? Karena untuk masuk ke tempat ini, kamu hanya dipungut biaya seikhlasnya. Ya, selain biaya masuknya yang �seikhlasnya�, Grojokan Lepo juga memiliki keunggulan yang tak kalah menarik dengan tempat wisata lainnya. Grojokan yang terletak di dusun Pokoh 1, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, ini memang terlihat mungil dan berair tenang. Tapi jangan salah. Di balik airnya yang tenang, ternyata tersimpan kedalaman yang menggiurkan.

Grojokan Lepo merupakan sebuah sungai yang memiliki pesona lain berupa air terjun berundak. Pada undakan pertama, kedalamannya bisa mencapai 2 meter. Oleh karena itu, tempat ini sering digunakan para wisatawan untuk berenang. Tapi jangan khawatir dulu, Sob. Buat kamu yang tak bisa berenang, kamu bisa memilih undakan kedua atau ketiga yang kedalamannya hanya sepatas paha orang dewasa. Untuk mencapai spot undakan kedua dan ketika, kamu harus berjalan ke bawah melewati anak tangga yang sudah ditata rapi oleh warga setempat.

Dan andai perutmu terasa lapar secara tiba-tiba, di sekitaran Grojokan Lepo juga disediakan warung-warung kecil yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Harga makanannya pun cukup terjangku. Pokoknya pas banget deh buat kantong backpacker-an seperti kamu, kamu, dan kamu.

6. Hunting Foto Hits di Tebing Breksi Prambanan, Sleman.


Tebing Breksi Prambanan Piyungan foto dari @rahmangayuwanti

Habis basah-basahan, kita bertolak ke timur untuk mencari spot foto yang akan membuatmumelting. Benar, Tebing Breksi ini baru gencar dibicarakan oleh kalangan netizen karena pesona sunset-nya yang sungguh aduhai. Terlebih lagi, di tempat ini juga sudah disediakan kursi-kursi panjang�terbuat dari semen�yang bisa kamu gunakan untuk duduk-duduk santai sambil menunggu saat terbenamnya matahari. Maka tak ayal jika tempat ini selalu ramai dipadati oleh pengunjung.

Selain itu, biaya masuknya pun terbilang murah. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp. 2000,00/ motor, atau Rp. 5000,00/ mobil. Akses jalannya juga oke. Dan kabarnya, jalan menuju tempat ini juga sudah diaspal halus. Untuk sampai ke lokasi, rutenya adalah sebagai berikut. Kalau kamu dari arah Jogja, lurus saja ke arah timur, melewati jalan Jogja � Solo, sampai menemukan pertigaan Piyungan. Dari pertigaan itu, pilih jalur ke kanan (ke arah selatan), sampai menemui pasar Prambanan. Dari pasar itu, kamu lurus saja ke arah selatan sampai menemukan penunjuk arah ke Candi Ijo. Ikuti saja papan penunjuk arah untuk sampai ke lokasi.

Sebenarnya, Tebing Breksi ini merupakan tempat penambangan batu kapur biasa. Tapi karenasunset-nya terbilang bagus, maka tempat ini pun dijadikan sebagai spot foto yang cukup menjanjikan.
7. Pesona Sunset di Candi Ijo.


Candi Ijo Prambanan Sleman via beatifulindonesia.com

Bosan berada di Tebing Breksi? Kamu harus nyobain tempat ini! Ya, dari Tebing Breksi, kamu hanya perlu berjalan sedikit ke atas, mengikuti jalur aspal yang berjarak sekiranya 500 meter. Di tempat ini, kamu bisa menyaksikan bangunan berupa candi yang kurang lebihnya sama seperti candi-candi pada umumnya. Tapi jangan kecewa dulu, Sob. Sebab, candi ini memiliki spot yang paling oke untuk menikmati sunset dari atas ketinggian.

Selain itu, kamu juga bisa menjumpai pemandangan indah yang tak akan kamu jumpai di candi-candi lainnya. Bila menghadap ke arah barat dan memandang ke bawah, kamu bisa melihat pesawat take-off dan landing dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Pemandangan itu bisa dijumpai karena Pegunungan Seribu tempat berdirinya candi ini menjadi batas bagian timur bandara. Dan seperti halnya di Tebing Breksi, untuk memasuki wilayah ini pun hanya dikenai biaya parkir!

Nah, itulah 7 Tempat Wisata yang Lagi Nge-Hits di Yogyakarta; yang bisa kami sajikan buat kalian. Yoi Sob, agar bisa terus jalan-jalan keliling Indonesia, kamu harus tetap sehat, tetap makan, dan jangan lupa jaga kebersihan ya�

sumber : Ngadem.com

Demikian artikel tentang 7 Tempat Wisata Super di Jogja ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang 7 Tempat Wisata Super di Jogja ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

7 Tempat Wisata Tersembunyi di Sumedang

Info informasi 7 Tempat Wisata Tersembunyi di Sumedang atau artikel tentang 7 Tempat Wisata Tersembunyi di Sumedang ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

ag03s.blogspot.com � Masih muter-muter di Jawa Barat dan kali ini kamu bisa coba simak tempat wisata di Sumedang yang ciamik namun masih tersembunyi. Ok, guys persiapkan dirimu.

1. Birunya Situ Biru Cilembang yang Wajib Sekali Kamu Sambangi.


Situ Biru Cilembang, Foto Dari @jemmynababan

Situ ini tersembunyi di Kab Sumedang lebih tepatnya berlokasi di Dusun Curug, Desa Hariang, Kec Buah Dua. Mungkin pesonanya tidak sehebat Labuan Cermin di Kalimantan, tapi jika kamu belum kuat ke Kalimantan untuk menyaksikan pesona Labuan Cermin, mending kamu langsung ke Situ Biru ini deeh. Airnya sama-sama bening, bisa untuk bercermin dan tentunya foto-foto.

Tapi, guys, kamu tidak bisa berenang di Situ ini, soalnya Situ ini adalah sumber kebutuhan air minum masyarakat yang menetap sekitar Situ. Tapi jangan sedih dong, kan foto-foto aja udah cukup.

Keberadaan Situ ini masih lumayan terpencil sih, tapi kalau kamu datang dari arah Cirebon, sebelum Cimalaka Sumedang, cari saja patokan pertigaan Legok. Nah kira-kira sekitar 5 km dari pertigaan Legok ini, tibalah kamu di pelataran parkir. Kemudian lanjutkan perjalananmu dengan melewati jalan berbatu dan terjal, gak jauh kok, cuma 200 meter. Daaan, selamat datang di Situ Biru Cilembang.

Untuk kamu yang ingin datang ke wisata alam Situ Cilembang, kami sarankan sebaiknya hindari berkunjung saat Selasa dan Jumat. Ya bukanya apa-apa, tapi memang begitu peraturan yang dibuat oleh warga setempat. Tapi, dengar-dengar sih, katanya saat di hari Selasa dan Jum�at, air di Situ Biru ini berganti warna. Aduuuh, udah deh dari pada kamu pusing, mending kamu patuhi saja aturannya. Nah ini yang mungkin, bikin cewek-cewek, gak akan mikir ribuan kali untuk segera ke situ ini, mitosnya kalau kamu membasuh wajahmu dengan air di Situ ini, kamu bisa awet muda. Iya gak sih, udah deh, langsung aja. Cukup bayar Rp. 2000 untuk memarkirkan kendaraanmu.

2. Sumedang Masih Punya Curug Narimbang, Jangan Sampai Melewatkannya.


Curug Narimbang, Foto Dari @hilmanegar

Curug Narimbang terletak di Desa Narimbang atau persis di bawah kaki Gunung Tampomas Sumedang. Jadi, air di curug Narimbang ini merupakan pesanan khusus dari gunung Tampomas. Kamu bisa bayangkan seberapa segar dan jernih air di Curug ini.

Akses menuju Curug Narimbang tidak terlalu sulit kok. Dari pusat kota Sumedang kamu cukup berkendara sekitar 30-45 menit dengan pemandangan perkebunan khas Sumedang. Setibanya di Desa Bongkok, kamu bisa memulai perjalanan dengan berjalan kaki. Itung-itung olahraga ya, mumpung weekend. Kurang lebih 30 menit kamu sudah bisa mendengar gemericik air curug dari kejauhan. Dengan membayar tiket Rp. 2000 ditambah parkir Rp. 1000, silakan berenang sodarah.
3. Berendam Lagi dan Lagi di Curug Ciputrawangi.


Curug Ciputrawangi via ncandra.wordpress.com

Curug ini masuk dalam area taman wisata alam gunung Tampomas lebih tepatnya di Desa Narimbang, Kecamatan Conggeang. Kalau kamu ingin ke Curug ini kamu bisa langsung ke wilayah pos pendakian gunung Tampomas. Jadi, jalan menuju curug sejalur dengan jalur pendakian, jadi jalannya lumayan menanjak gitu deh.

Untuk masuk ke curug kamu tidak akan dikenai tarif sepeserpun tapi kamu harus bayar ongkos parkir ya. Di areal parkir kamu bakal menemui penjual makanan dan minuman ringan jadi kalau kamu belum bawa bekal, mending langsung belanja cantik aja saat diparkiran.

Naah, dari areal parkir ini kamu mesti berjalan kaki kurang lebih tiga puluh menit dan sekitar lima belas hingga dua puluh menit untuk perjalanan turun. Bila musim hujan, jalan setapak menuju air terjun akan cukup licin, jadi gak ada salahnya menggandeng tangan kekasih kamu. Kalau kamu jomblo, ya cukup berhati-hati saja.

Jangan datang ke curug saat musim hujan yak, karena aksesnya yang agak berbahaya, walau pun kamu traveler-super-sejati yang gak takut hujan, sebaiknya kamu berusaha lebih caresama keselamatanmu.

4. Melewati Malam di Curug Sabuk


Curug Sabuk, Foto Dari @ysopian_

Kabarnya curug yang satu ini belum terlalu sering dikunjungi oleh wisatawan loh, jadi masih terjaga keasriannya. Terletak di sekitar Taman Buru Gunung Masigit dan Kawasan Gunung Kareumbi lokasi menuju Curug bisa dibilang cukup mblusuk guys jadi siapkan staminamu ya. Biaya masuk ke Curug masih sangat-sangat murah, cukup Rp. 3000 dan kalau kamu membawa kendaraan sendiri tambah parker Rp. 2000.


Di lokasi Curug ini kamu juga bisa camping ceria melewati malam ditemani gemericik air terjun. Kamu benar-benar harus mencobanya. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung sebaiknya gunakan jasa guide dari penduduk lokal aja.

Untuk mencapai lokasi curug, jika kamu berada di Alun-alun Sumedang kamu langsung ke lokasi makam Cut Nyak Dien aja, nah dari sini kamu bisa minta bantuan abang-abang ojek untuk mengantarkan kamu langsung ke curug Sibuk di daerah Nangorak.

5. Memanjakan Mata di Curug Gorobog.


Curug Gorobog, Foto Dari @adhariharahap

Curug Gorobog merupakan curug unik sekaligus cantik dengan tiga undakan yang memanjakan mata. Dengan tinggi sekitar 40 m curug ini wajib kamu coba untuk sejenak melepas penat. Curug ini hanya berjarak sekitar 15 km dari kota Sumedang, tepatnya di Desa Citengeh, Kecamatan Sumedang Selatan dan bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

Setelah menempuh perjalanan selama 30-45 menit, kamu bisa langsung memarkirkan kendaraanmu di parkir yang sudah disiapkan. Tiket masuk ke curug ini gak akan buat kamu tekor, cukup memabayar Rp. 2500 per orang, kamu sudah bisa berendam cantik seharian.

Setelah membayar ini-itu, siap-siaplah untuk berjalan kaki beberapa menit, untuk mencapai lokasi Curug. Curug Gorobog sudah menyedikan beberapa fasilitas yang cukup seperti shelter atau saung, musholla dan warung makanan, jadi tidak perlu takut kelaparan yak.

6. Bercengkrama Bersama Keluarga Tercinta di Wisata Alam Pangjugjugan.


Wisata Alam Pangjugjugan via aangucup.tumblr.com

Family time. Ok, tinggalkan sejenak kekasih. Ada saatnya kamu perlu menghabiskan waktu bersama keluarga dan tempat yang tepat untuk kamu tuju adalah (jeng�jeng�jeng) Wisata Alam Pangjugjugan. Wisata ini terletak di Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Untuk mencapai lokasi wisata dari arah Sumedang kota, kamu tinggal menuju ke arah Tanjungsari dan sekitar 4 Km saja kamu sudah tiba di tempat yang kental dengan nuansa pedesaan ini.

Tempat wisata ini dilengkapi dengan peternakan sapi, domba, kambing, lele, kelinci dan ayam. Selain hewan ternak, tempat wisata ini juga ditanami berbagai macam sayuran dan buah-buahan seperti stobery. Kamu bisa memetik tanaman sendiri loh. Buat kamu yang punya adik kecil, Wisata Alam Pangjugjugan juga menyediakan fasilitas sekolah alam, outbond, dan pelatihan bahkan pemancingan juga disedikan.

Permainan yang disedikan juga lengkap loh, cukup membayar tiket masuk Rp. 5.000 kamu dan keluarga bisa mendapatkan fasilitas seperti playground, arena bermain anak seperti deplang, sosorodotan, aayunan, jajangkungan dan lain-lain juga tempat lesehan untuk makan keluarga, terapi ikan juga ada, termasuk lapangan futsal.

Kalau kamu tertantang untuk bermain flying fox, kamu cukup membayar Rp. 10.000 untuk anak-anak dan Rp. 15.000 untuk orang dewasa. Di sini juga disedikan kolam renang, dengan membayar Rp. 5.000 saja kamu bisa menemani adik kecilmu berenang. Selain fasilitas untuk bermain, tempat ini juga memiliki lahan hutan pinus untuk berselfie ria loh.
6 tempat wisata tersembunyi di Sumedang sudah di tangan, tinggal pilih waktu untuk berkunjung ke salah satu wisata di atas. Sebagai penutup, nih Ngadem.com kasih satu spot foto yang penting dan harus kamu sempatkan untuk jepret-jepret.

7. Jembatan Cincin Jatinangor


Jembatan Cincin Sumedang Foto Dari @webi_alisan

Jembatan Cincin Jatinangor dibangun oleh perusahaan kereta api milik Belanda pada tahun 1918. Jembatan Cincin Jatinangor ini berada di kawasan Desa Cikuda, tepat disamping fakultas FIKOM, UNPAD Jatinangor. Jika kamu ingin, foto-foto di jembatan ini, kamu tidak perlu merogoh kocek alias gratis guys dan fotomu dijamin gak bakal mainstream!

Semoga menginspirasi ...

Sumber : ngadem.com

Demikian artikel tentang 7 Tempat Wisata Tersembunyi di Sumedang ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang 7 Tempat Wisata Tersembunyi di Sumedang ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Danau Kaco Kerinci, Airnya Bening Seperti Kaca, Ikan di Dasar Danau Pun Terlihat Jelas

Info informasi Danau Kaco Kerinci, Airnya Bening Seperti Kaca, Ikan di Dasar Danau Pun Terlihat Jelas atau artikel tentang Danau Kaco Kerinci, Airnya Bening Seperti Kaca, Ikan di Dasar Danau Pun Terlihat Jelas ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
 

ag03s.blogspot.com � Anda suka berpetualang? Jika iya, mengunjungi Kerinci adalah suatu hal yang "wajib". Singgah ke Jambi, belum lengkap rasanya bila belum mengobok-obok wilayah Kerinci, satu district yang dianggap sebagai "surga" kecil. Hutan hijau, gunung tinggi, dan danau biru, Kerinci punya semua.

Menikmati suasana dan pemandangan indah di Danau Kaco. (Komunitas Bumi Merangin)
Banyak wisata alam yang tersimpan di balik rimbunnya hutan dan tingginya barisan gunung.
Selain gunung Korinci, kabupaten berjuluk Sakti Alam Kerinci juga dikenal punya banyak danau menawan. Danau Kaco salah satunya. Danau berair biru yang bening seperti kaca.

Danau ini berada di desa Lempur, kecamatan Gunung Raya, kabupaten Kerinci. Persis di kaki gunung Batuah, dengan ketinggian 1.289 meter diatas permukaan laut. Satu tempat yang sejuk dan nyaman, jauh dari hiruk-pikuk aktifitas kota.

Dari Jambi Anda bisa menggunakan travel menuju terminal Kota Sungai Penuh. Selanjutnya Anda bisa menggunakan mini bus untuk sampai ke desa Lempur. Perjalanan butuh waktu yang cukup panjang, sekitar 12 jam. Dari Lempur, Anda harus melanjutkan dengan jalan kaki. Normalnya untuk sampai Danau Kaco, butuh waktu dua jam.

Jalur yang dilewati berupa tanah berbatu, naik-turun bukit. Anda juga harus menyebrangi sungai Mejunto. Sungai ini airnya jernih dan arusnya tak begitu deras. Tapi kala turun hujan deras turun di hulu sungai, arus akan berubah drastis, menjadi besar dan bahaya.

Saat musim hujan seperti sekarang, Anda harus melakukan persiapan ektra. Sebab jalur pendakian akan berubah jadi lumpur kala diguyur hujan. Praktis Anda harus sedia mantel.
Anda juga harus menggunakan sepatu atau sandal gunung yang punya daya cengkram kuat ke tanah, dan tambang untuk bantu menyeebrangi Sungai Menjuto bila arus sungai berubah jadi deras dan besar.

Namun sebelum mendaki, Anda perlu mampir ke sekretariat Pancagura untuk di data. Mereka dipercayai mengurusi wisatawan yang ingin mengunjungi danau Kaco. Anda juga diwajibkan membayar Rp 10 ribu untuk dana kebersihan.

Yang menarik dari danau Kaco adalah airnya yang biru dan sebening kaca. Kata Deri Sopian, seorang pemandu wisata dari komunitas Bumi Merangin, danau ini akan terlihat cantik saat pulan purnama.

"Danaunya tampak bersinar meski gelap gulita. Bagus sekali," katanya. Saking beningnya, ikan Semah yang hidup di danau terlihat jelas dari permukaan. Di sana Anda bisa mandi dan berenang sepuasnya.

Singgah ke tempat seindah itu rasanya ingin terus berlama-lama. Bila hari telah gelap Anda bisa menegakkan tenda untuk bermalam, atau menunggu malam purnama. Dan menyaksikan kecantikan Danau Kaco.



Demikian artikel tentang Danau Kaco Kerinci, Airnya Bening Seperti Kaca, Ikan di Dasar Danau Pun Terlihat Jelas ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Danau Kaco Kerinci, Airnya Bening Seperti Kaca, Ikan di Dasar Danau Pun Terlihat Jelas ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Wisata : Bolaang Mongondow Selatan, Primadona Wisata Underwater Baru

Info informasi Wisata : Bolaang Mongondow Selatan, Primadona Wisata Underwater Baru atau artikel tentang Wisata : Bolaang Mongondow Selatan, Primadona Wisata Underwater Baru ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Salah satu pantai di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda
ag03s.blogspot.co.id - Jika hoby anda adalah menyelam, dan anda ditanya tentang tujuan selam di daerah Sulawesi Utara, maka mungkin yang seketika terlintas dalam kepala adalah Taman Nasional Bunaken, yang memang sudah sangat terkenal di seluruh dunia sebagai salah satu destinasi selam terbaik dan Selat Lembeh, sebagai gudangnya mahluk-mahluk dalam bawah air yang unik.
Tetapi di luar itu, tahukah anda jika destinasi selam berkelas di Bumi Tinutuan ini ternyata tidak hanya TN Bunaken dan Selat Lembeh, yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Salah satu pantai di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda
Salah satu pantai di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda

Terletak di wilayah  geografis yang cukup strategis, yaitu di wilayah Teluk Tomini bagian timur utara. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dengan ibukota Molibagu, tepatnya berada pada posisi 00 25 �542� LU dan 123028 �54,2� BT, atau 5 jam berkendara mobil dari Kota Manado. Luas wilayahnya adalah 1.615,56 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 87.012 jiwa.
Kondisi iklimnya adalah iklim tropis, dengan suhu 20-30 derajat C, rata-rata 95 hari hujan dengan curah hujan rata-rata 1.500 mm setiap tahun, serta kondisi topografi 25% datar sampai berombak, dan 40% berombak sampai berbukit dengan struktur tanah latosal.

Penyelam diving di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda
Penyelam diving di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terdiri dari empat suku bangsa yaitu suku Bolango, Gorontalo, Bolaang Mongondow, dan Sangihe, masyarakatnya terkenal ramah, religius dan berbudaya. Mayoritas penduduk beragama Islam. Kabupaten Bolsel terbagi dalam lima kecamatan yaitu Bolaang Uki dengan ibukota Molibagu, Posigadan dengan ibukora Momalia, Pinolosian dengan ibukota Pinolosian, Pinolosian Timur dengan ibukota Dumagin B, dan Pinolosian Tengah dengan ibukota Adow

Terumbu karang di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda
Terumbu karang di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda

Kekayaan alam bawah lautnya sangat luar biasa. Dari kekayaan terumbu karangnya, sampai pada mahluk-mahluk unik yang mungil ada di perairan bolsel. Masyarakat kabupaten ini sadar betul, bahwa laut memberikan anugrah yang tak terkira bagi kehidupan mereka, karena itu segala macam bentuk yang merusak terumbu karang, dilarang di daerah ini.
Segala macam ikan karang dapat dijumpai dengan mudah bergerombol di sekitar terumbu karangnya. Bahkan beberapa spesies unik, seperti pygmy pipehorse atau di daerah lain juga biasa disebut sebagai sea dragon, flamboyan cuttlefish, convict blennie, dan yang lainnya dapat dengan mudah dijumpai di sini.
Puffer fish, salah satu jenis ikan yang bisa ditemui di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda
Puffer fish, salah satu jenis ikan yang bisa ditemui di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda

Selain bisa dinikmati alam bawah lautnya, perairan  Bolsel ini juga menghasilkan ikan yang berlimpah, walaupun hasilnya berkurang jika dibandingkan dengan 25 tahun yang lalu, namun masih saja berlimpah.
Memang, akomodasi seperti transportasi dan penginapan belumlah tertata dengan rapi seperti daerah wisata selam yang lainnya, tetapi daya tarik laut Bolsel sangatlah sayang untuk dilewatkan begitu saja. Apalagi di setiap tahunnya, Pemkab mengadakan Festival Bolsel, yang salah satu acara tetapnya adalah lomba foto underwater internasional.

Ikan roa, salah satu jenis ikan yang bisa ditemui di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda 
Ikan roa, salah satu jenis ikan yang bisa ditemui di perairan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Foto : Wisuda

Alam yang indah dan kearifan masyarakat pesisir yang berpihak pada kelestarian alam, membuat Bolsel menjadi salah satu potensi wisata selam bertaraf internasional yang bisa mendatangkan pemasukan untuk negara yang tidak sedikit.

sumber : mongabay


Demikian artikel tentang Wisata : Bolaang Mongondow Selatan, Primadona Wisata Underwater Baru ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Wisata : Bolaang Mongondow Selatan, Primadona Wisata Underwater Baru ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Peran Bambu Dalam Mengatasi Global Warming

Info informasi Peran Bambu Dalam Mengatasi Global Warming atau artikel tentang Peran Bambu Dalam Mengatasi Global Warming ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

ag03s.blogspot.co.id -

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
ag03s.blogspot.co.id -

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
ag03s.blogspot.co.id -

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
ag03s.blogspot.co.id -

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
ag03s.blogspot.co.id - Dalam studi terbaru, diketahui bahwa bambu ternyata dapat membantu memitigasi perubahan iklim, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, dan melindungi hutan. Memulihkan lahan dan hutan yang rusak dengan bambu, tanaman yang bisa tumbuh tercepat di dunia, dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon. Hal ini terungkap dalam sebuah laporan terbaru yang dikeluarkan pada COP20 di Lima (Peru) oleh International Network for Bamboo and Rattan (INBAR) yang membahas potensi besar bambu dalam memerangi pemanasan global. Dengan proyeksi, bahwa hutan bambu akan menyimpan lebih dari satu juta ton karbon pada tahun 2050 di Cina.

�Ini adalah tanaman yang benar-benar luar biasa,� kata Direktur Jenderal INBAR Dr. Hans Friederich. Dr Hans mendorong United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) atau Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim agar secara eksplisit mengakui bambu sebagai salah satu sumber daya strategis dalam memerangi dampak perubahan iklim dan membuat kebijakan pembangunan, regulasi, serta investasi rencana yang berkelanjutan. INBAR terdiri dari 40 negara anggota yang berdedikasi untuk meningkatkan taraf hidup petani miskin dan pengguna bambu dan rotan. Juga, mendorong pembangunan berkelanjutan dengan praktik-praktik yang ramah lingkungan. Bambu menawarkan sejumlah manfaat, diantara restorasi yang cepat, skala besar dalam hal penyerapan karbon, menyediakan sumber energi yang berkelanjutan, dan menyediakan bahan baku untuk konstruksi, tekstil, produk rumah tangga, furnitur, dan kegunaan-kegunaan inovatif lainnya.

INBAR memiliki sejumlah program yang fokus di bidang pengurangan dampak perubahan iklim, kelestarian lingkungan, kemiskinan, pembangunan berkelanjutan, dan peningkatan perdagangan antar anggota. Organisasi ini juga mendukung akses pasar bagi petani dan inovasi produk-produk dari bambu dan rotan.
Ban Ki-moon, Sekretaris Jenderal PBB, muncul di 2013 COP di Warsawa, Polandia, naik sepeda bambu. Foto: Xinhua/Zang Fang


Meskipun penampilannya seperti pohon, bambu sebenarnya adalah anggota keluarga rumput, Poaceae. Bambu juga sering diasosiasikan sebagai tumbuhan Asia, yakni sebagai sumber makanan utama bagi panda raksasa yang terancam punah (Ailuropoda melanoleuca). Bambu adalah tumbuhan pan-tropis, dengan lebih dari 1.250 spesies asli yang tumbuh di berbagai belahan dunia, seperti di Amerika, sub-Sahara Afrika, dan Asia. Bambu juga merupakan bagian dari makanan gorila gunung yang terancam punah (Gorilla beringei beringei) yang hidup di hutan tropis di Uganda, Rwanda, dan Republik Demokratik Kongo.
Menurut laporan INBAR, bambu memiliki banyak manfaat. Hutan bambu dapat membantu mengurangi pemanasan global dengan penyerapan karbon di area yang telah gundul atau terdegradasi lebih cepat dan pada tingkat yang lebih tinggi daripada banyak spesies pohon. Misalnya, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa karbon yang tersimpan di hutan bambu Cina meningkat dari 727 juta metrik ton pada 2010 menjadi 1.018 juta metrik ton pada tahun 2050 � atau naik hampir 40 % dalam beberapa tahun saja.
Selain itu, bambu juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan menyediakan sumber energi alternatif dan terbarukan. Bambu juga dapat membantu melindungi habitat satwa liar. Laporan itu menyatakan 1,7 miliar orang di seluruh dunia bergantung pada biomassa, seperti kayu, sebagai sumber energi utama mereka; rumpun tanam bambu pun dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar yang didapat dari hutan alam, pun juga bisa mengurangi kerusakannya.
Rotan adalah salah satu dari sekitar 600 spesies palem merambat asli Asia Tenggara yang digunakan untuk bahan furnitur, konstruksi, dan kerajinan tangan. �Namun karena praktik-praktik pemanenan rotan yang kurang baik, rotan terancam oleh eksploitasi yang berlebihan,� lanjut Friederich. Negara-negara anggota INBAR telah menggunakan mekanisme hukum untuk mendorong pemanfaatan bambu dan rotan untuk fungsi yang beragam, hal yang mencerminkan betapa banyaknya manfaat bambu. Di Rwanda, pemerintah pusat mewajibkan para pemerintah daerah untuk menanam bambu di sepanjang sungai untuk mengendalikan erosi. Ethiopia memiliki sekitar satu juta hektar hutan bambu, yang diintegrasikan ke dalam rencana nasional untuk pembangunan berkelanjutan dan restorasi lahan dalam skala besar.
Departemen Pertanahan dan Sumber Daya Alam Ghana telah mendorong penggunaan bambu dan rotan dan sukses menciptakan 15.000 lapangan kerja baru antara tahun 2002 dan 2012. Satu keputusan presiden Filipina mensyaratkan bahwa 25 % dari peralatan sekolah harus terbuat dari bambu, dan akhirnya terbuatlah sekitar 139.000 meja setiap tahun di Negara tersebut. Cina telah menyadari bahwa bambu adalah salah satu alat mitigasi perubahan iklim, dengan sertifikat yang diterbitkan setara dengan lebih dari 50 ribu ton CO2 hingga saat ini. Masih banyak lagi yang bisa diharapkan dengan penerapan karbon market di China tahun 2016.



Data global Forest Watch menunjukkan Provinsi Yunnan China kehilangan sekitar 500.000 hektar tutupan pohon dari tahun 2001 hingga tahun 2012 (bisa jadi disebabkan oleh pemanfaatan hutan tanaman), dan hampir tak ada lagi hutan besar yang utuh). Menurut laporan INBAR, Gold Standard Foundation yang berbasis di Jenewa sudah memasukkan bambu dalam metodologi aforestasi dan reforestasi, termasuk penerbitan setara 46.000 ton kredit karbon untuk reboisasi bambu di Yunnan. Sumber: Global Forest Watch
Dalam laporan INBAR, disebutkan bahwa masih banyak orang yang menganggap bambu sebagai hama invasif, namun bambu dan juga rotan telah menjata sumber mata pencaharian jutaan orang di seluruh dunia. Meskipun disadari betapa besar dampak ekonominya terhadap kehidupan jutaan manusia, namun perhatian terhadap tanaman paling cepat tumbuh di dunia ini begitu minim, termasuk potensinya dalam pembangunan berkelanjutan juga untuk mitigasi perubahan iklim.
Memanfaatkan kekuatan bambu dapat menambah sumber daya penting dalam perjuangan kita melawan perubahan iklim.
Referensi:
Hansen, MC, PV Potapov, R. Moore, M. Hancher, SA Turubanova, A. Tyukavina, D. Thau, SV Stehman, SJ Goetz, TR Loveland, A. Kommareddy, A. Egorov, L. Chini, CO Keadilan, dan JRG Townshend. 2013. �Hansen / UMD / Google / USGS / NASA Pohon Penutup Loss dan Gain Area.� University of Maryland, Google, USGS, dan NASA. Diakses melalui Global Forest Watch pada 11 Desember 2014. www.globalforestwatch.org





Demikian artikel tentang Peran Bambu Dalam Mengatasi Global Warming ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Peran Bambu Dalam Mengatasi Global Warming ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 2)

Info informasi Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 2) atau artikel tentang Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 2) ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

ag03s.blogspot.com - Ini adalah 18 alasan mengapa liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja, silahkan cek foto-foto ini dan baca ulasannya! Maka anda akan tau bahwa liburan ke jogja adalah hal yang hanya membuang waktu & duit anda !

Berikut alasannya :

11. MALIOBORO YANG RICUH

Suara gamelan tradisional yang bersahut-sahutan dengan suara para pedagang kaki lima yang penuh wisatawan sehingga kadang macet & penuh hiruk pikuk.

 

Di ujung jalan ada tempat tongkrong yang kadang ada barang seni yang aneh.

 

12. HANYA TEBING BATU KAPUR DI LAUT BEKAH

Tempatnya sepi & menjangkaunya pun perlu perjuanagan.

 

Tebingnya curam.
Emangnya kita mau rock fishing ?

 

13. SUNRISE DI BOROBUDUR YANG BIASA

Melihat sanrise di bangunan abad ke-9 warisan Unesco ini emang apa bedanya sunrise di tempat lain?
Sama aja kali.
 

 

14. KEBUN BUAH MANGUNAN YANG TERLALU TINGGI

Tempat yang cocok untuk buang waktu saja.

 

Awannya sama juga awan di tempat lain.

 

Hanya perbukitan, lembah, sungai, hutan , awan dan kabut.

 

15. GOA LANGSE YANG CURAM DAN BERBAHAYA

Trek menuju goa ini sangat curam dan berbahaya.
Yang tidak punya pengalaman panjat tebing dilarang kesini!
 

 

Dengan jarak tempuh 750 meter, awalnya perjalanan menuju tempat ini tidak terlalu sulit. Pengunjung akan disambut oleh jalan setapak di antara rerimbunan ladang. Setelah itu, barulah Anda akan dihadapkan dengan tangga yang terjal dan nyaris tegak lurus di bibir tebing setinggi 400 meter serta jalur yang sangat sempit.

 

Pokoknya jangan kesini!
Dari pada anda menyesal.

 

16. BUKIT MENOREH HANYA BUKIT PELARIAN

Hanya tempat outbond biasa yang berada di atas bukit
 

 


Tempat yang terlalu tenang, jauh dari hiruk pikuk kota, tanpa banyak suara deru kendaraan bermotor.


 

17. GOA PINDUL TIDAK BISA DI LEWATI DENGAN JALAN KAKI

Goanya telah dipenuhi aliran sungai, jadi kita memerlukan alat pelampung untuk menjelajahinya.

Ribet kan?

 

Terlalu basaaaaaah & berbatu.

 

18. PANTAI TIMANG MALAH BIKIN TEGANG

Ombak yang menghantam tebing dan batu karang di sini ....

ahh.. sudahlah
 

 

Ini lagi lebih ngeri!
emang siapa coba yang mau menguji nyali mereka dengan menyeberang ke Pulau Watu Panjang menggunakan �kereta gantung� sederhana yang terbuat dari kayu. Dan bukannya, meluncur di kabel berbahan baja, yang menahan �kereta gantung� ini adalah tali tambang biasa

 

BAGAIMANA, MASIH PENGEN BUANG WAKTU LIBURAN KE YOGYAKARTA?

Monggo jika anda masih ngeyel pengen buang waktu ke Jogja

Silahkan "Share" jika anda setuju.

Sumber : Q tiket

  

            

 

  

Demikian artikel tentang Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 2) ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 2) ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 1)

Info informasi Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 1) atau artikel tentang Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 1) ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.


ag03s.blogspot.com - Ini adalah 18 alasan mengapa liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja, silahkan cek foto-foto ini dan baca ulasannya! Maka anda akan tau bahwa liburan ke jogja adalah hal yang hanya membuang waktu & duit anda !

Berikut alasannya :

1. AIR TERJUN SRI GETHUK YANG HANYA TERDIRI 3 MATA AIR
Untuk mencapainya saja kita harus menyusuri sungai melawan arus dengan rakit sederhana.
 



Begitu sampai kita hanya disuguhi suasana hening. Satu-satunya suara adalah gemuruh air yang menghempas bebatuan yang bersumber dari 3 mata air.

Bebatuan berundak yang biasa aja untuk kita menceburkan diri ke air.









2. BUKIT BINTANG TANPA BULAN

Ini hanyalah bukit biasa yaitu bukit pathuk yang menyuguhkan gemerlap lampu kota jogja pada malam hari yang menampilkan nuansa bintang-bintang.

Trus bulannya dimana ?





3. PUNCAK BOKO HANYA PUING BANGUNAN KUNO

Gapura batu kuno yang menyambut kita menaiki tangga berikutnya.
Dalam kompleks tersebut tersebut terdapat tiga buah candi, sisa-sisa bangunan pemujaan, serta kolam-kolam yang dialiri air .




Dan di bagian atas terdapat balkon di mana kita dapat melihat panorama Yogyakarta di kejauhan, dan hanya Candi Prambanan dan Candi Kalasan di arah utara dengan latar belakang Gunung Merapi.

itu aja!




4. CURUG LUWEG SAMPANG YANG SEPI

Terowongan dan ceruk hanya enak buat main air saja.

 

Lokasinya yang begitu tersembunyi membuat Luweng Sampang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Sehingga anda pun tak perlu kesini.

 
 
Hanya ceruk dinding batu yang terlukis alami oleh aliran air. Yang orang bilang memiliki kemiripan dengan Antelope Canyon di Amerika Serikat.

 

5. KOLAM BIASA DI UNGGUL PONGGOK

Untuk menikmatinya kita harus buang duit untuk menyewa peralatan snorkeling dan berenang bersama ikan-ikan.

  

Selain pasir, bebatuan, dan aneka jenis ikan, di dasar kolam air tawar ini kita juga akan menemukan barang-barang yang biasa ada di rumah kita.
ngapain juga harus menyelam untuk melihat barang-barang ini yang dirumah kita jg ada?

 

6. GURUN PASIR MADUKISMO YANG TIDAK ADA TUMBUHAN

Hanya hamparan pasir yang luas yang katanya mirip di Afrika atau Timur Tengah.

 

Kalau bisa buat main paling cuma sandboarding.
Atau kalo mau buang duit lagi kita mesti menyewa kendaraan ATV atau kuda untuk berkeliling.
Mau?

 

7. GUNUNG API NGLANGGERAN PUN SUDAH KUNO

Hanya gunung purba di Jogja, bahkan gunung tertua di Jogja.

Bentuknya yang tak lazim dikarenakan dulunya gunung api ini merupakan gunung purba dasar laut yang terangkat ke permukaan akibat letusan dahsyat.

 

Di sini juga terdapat telaga yang yang biasa, Embung Nglanggeran, yang berfungsi menampung air hujan untuk mengairi kebun buah kelengkeng, durian, dan rambutan di sekitarnya.

 

8. GUNUNG MERAPI YANG HANYA MENYUGUHKAN LAVA & JURANG

Lava Tour ini perjalanan yang diikuti hanya mereka yang suka petualangan.

Highlight di antaranya termasuk dua jurang hasil letusan, serta Museum Sisa Hartaku yang menampilkan berbagai obyek yang rusak akibat lahar dan awan panas, seperti sepeda motor, kerangka hewan ternak, furnitur, serta jam dinding yang berhenti berdetak tepat pada saat bencana terjadi. 
Malah bikin merinding bukan?

 
 
Kita hanya bisa berkeliling jauh jika menggunakan kendaraan. entah kendaraan sendiri atau dengan buang duit lagi untuk sewa kendaraan.

 

9. GOA JOMBLANG YANG LEMBAB DAN KOTOR

Hanya cahaya matahari yang masuk ke dalam gua melalui lubang di atas gua dan menyinari pepohonan

 

Kalo kesini kita mesti bawa juga pakaian ganti, termasuk sepasang kaus kaki ekstra, karena Anda bakal kotor-kotoran di sini.

repot kan?

 

10. TAMAN SARI YANG JADUL

Hanya rangkaian koridor yang berliku dibawah tanah.

 

Tempat ini banyak memiliki ruang rahasia yang tersembunyi, salah satunya adalah ruang penyimpanan senjata. Dari sini perjalanan dapat dilanjutkan ke Sumur Gumuling, masjid bawah tanah.


 
Kolam jadul dengan arsitektur abad ke-18 yang tidak modern.
 


BAGAIMANA, MASIH PENGEN BUANG WAKTU LIBURAN KE YOGYAKARTA?

Monggo jika anda masih ngeyel pengen buang waktu ke Jogja

Silahkan "Share" jika anda setuju.

Bersambung .....


Sumber : Q tiket

          

Demikian artikel tentang Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 1) ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Alasan Mengapa Liburan ke Jogja adalah buang-buang waktu saja (Part 1) ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.